Hembusan angin mulai menyapa...
Pagi ini cukup dingin dengan berselimut kabut..
Suasana ini seolah membawaku untuk kembali mengingat aku dan kamu..mengingat kamu yang setiap pagi membangunkanku walau hanya lewat telpon..
Mengingat kamu yang selalu datang ketika aku sendiri..
Mengingat kamu yang selalu mencoba memahami aku..
Bahakan mengingat kamu ketika kamu memilih pergi..
Hujan di ujung tahun memilih menjemputmu pergi dan membawanya kepada dia .. dia yang bahkan kamu belum tahu..dia yang bahkan baru kamu kenal..dan dia yang bahkan tak memahamimu..
Lalu bagaimana dengan ku? Bagai mana dengan perasaan sakit aku atas sikapmu? Apa kamu peduli padaku? Aku rasa tidak !!
Kamu memilih pergi tanpa menjelaskan apapun, kamu memililih diam ketika aku berlari dari rasa sakit..kamu sama sekali tak menghiraukan aku ketika rintikan hujan di malam hari yang mengantarkanku. Begitulah rasa sakit sepihak yang kamu berikan. Lelaki sejati tidak akan membiarkan hal itu ternjadi kepada wanitanya.
Aku hanya bisa menangis meratap kisah kita yang menjadi sia - sia. Lalu apa ini cinta?? Aku rasa bukan, cinta tak akan membuat salah satu dari kita terluka. Pada akhirnya kamu pergi karena pilihanmu.. lalu aku akan tetap melanjutkan hidup dengan apa adanya diriku tanpa berharap padamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar